Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2017

7 Bangunan Aneh di Dunia Ini Pasti Bikin Kamu Penasaran, Gimana Bikinnya ya? Aneh tapi Lucu Juga!


Apa sih pertimbanganmu kalau ingin membangun rumah, cafe, museum, atau apapun? Tentang desainnya yang harus minimalis atau modern atau mewah? Lokasinya yang harus strategis, berada di tengah kota, atau justru di kaki gunung? Nggak semua manusia di muka bumi ini punya pikiran normal. Ada juga lho mereka yang otaknya kebalik dan selalu mikir out of the box. Simak nih 7 bangunan yang ada di belahan dunia ini yang justru memiliki desain terbalik. Unik sih, epic sih, tapi juga menuai kritik. Hihihiii…

1. Wonderworks di Amerika Serikat ini Diingat karena bangunannya yang terbalik. Yang luar biasa, semua jaringannya di luar kota juga kebalik semua


Bangunan yang satu ini memang bukan rumah atau tempat tinggal, melainkan sebuah museum dan pusat pendidikan yang fokusnya terletak pada pameran ilmu pengetahuan. Ada beberapa bangunan Wonderworks yang tersebar di beberapa kota di Amerika. Di antaranya Myrtle Beach, South Carolina; Orlando, Florida; Pigeon Forge, Tennessee; Panama City Beach, Florida; dan Syracuse, New York. Kecuali New York, bangunan di setiap lokasinya memiliki desain terbalik dengan atap berada di bagian bawah. Bahkan desain bangunannya pun seperti terkena gempa bumi, dengan tanda retakan serta reruntuhan di dinding.

2. Bangunan yang satu ini berupa kafe serba terbalik yang jadi sensasi menggemparkan di Jerman. Kebayang betapa serunya dong makan di sana?


Sebuah kafe baru yang memiliki bangunan dengan seluruh perabot serba terbalik tengah menjadi sensasi di jejaring sosial. Ya, netizen Jerman seolah sedang berlomba saling memamerkan foto dan selfie di kafe unik ini beberapa bulan belakangan. Toppels namanya, merupakan kafe pinggir jalan yang berlokasi di Wertheim, Jerman. Tak hanya nampak luar saja bangunan kafe ini seperti rumah terbalik, ada moil yang terparkir menggantung juga di garasinya. Di bagian dalam, semua perabotan tergantung dari langit-langit. Kamar mandi, wastafel, toilet, tempat tidur, dapur, hingga ruang kerja terlihat serupa. Di dapur, makanan diletakkan di atas meja yang tergantung dari atap. Menarik sih, soal cara makannya juga. Hahaha

3. Rumah terbalik ternyata juga ada di Negara Polandia. Yang ini dibangun bukan tanpa alasan, tapi sebagai bentuk protes atas sistem komunisme yang berlaku di sana


Rumah yang satu ini berdiri disebuah desa kecil bernama Szymbark, Polandia. Rumah ini menjadi sebuah proyek yang dibangun oleh pebisnis sekaligus dermawan bernama Daniel Czapiwski. Tak sekadar iseng tanpa tujuan, namun rumah ini juga dibangun dengan adanya esensi. Yakni sebagai bentuk protes atas sistem komunisme yang berlaku di Polandia. Memakan waktu kurang lebih empat bulan, para pekerja yang membangun mengaku sering mengalami pusing dan disorientasi arah saat bekerja keras membangunnya. Bikin bangunan kaya gini jelas PR banget sih -_-

4. Nggak cuma ada kafe di Jerman, pasalnya di Jepang juga ada sebuah restoran dengan konsep bangunan terbalik. Warna bangunannya sih pink yang meninggalkan kesan cute gitu, tapi malah kejungkir ke tanah


Kamu bisa menemui restoran mungil ini di kota Matsumoto, Prefektur Nagano. Sebagaimana bentuk luarnya, isi bangunan di dalamnya juga terbalik. Bahkan, hingga daftar menu makanan pun disajikan dengan tulisan terbalik. Kurang totalitas apa coba? Siap-siap bawa cermin ya kalau ke sana, biar nggak kesusahan pas mau pesen makanan. Hihii…

5. House Attack di Australia dikenal sebagai bangunan terbalik paling aneh dalam segi desain. Rumah ini seolah benar-benar jatuh dari langit, semoga nggak bikin kepala sakit


Desain bangunan terbalik satu ini merupakan buah karya dari Erwin Wurm, yang dibuka untuk umum sejak tahun 2006 silam. Bangunan bernama House Attack ini nampak aneh lantaran desainnya adalah sebuah rumah yang seolah jatuh dari langit dan tersangkut pada sebuah bangunan lain yang lebih besar. Kamu nggak usah membayangkan gimana kalau kediamanmu yang berada di atas bangunan itu, buang-buang energi. Eh tapi, rumah terbalik yang ada di atas bangunan besar ini tidak bisa dimasuki. Wisatawan hanya diperbolehkan untuk menikmati bangunan besar yang terletak di Vienna ini. Yah, kecewa deh.

6. Kalau kamu ada rencana mengunjungi air terjun Niagara di Kanada, rumah terbalik berwarna kuning ini wajib kamu sertakan dalam daftar tempat jujugan


Di Ontario, Kanada ada sebuah rumah terbalik yang dibangun oleh dua imigran asal Polandia. Mereka datang ke air terjun Niagara pada 2004 lalu dan berinisiatif meninggalkan “jejak” berupa rumah terbalik ini yang kemudian dijadikan objek wisata hingga kini. Ada dua kamar tidur, dan masing-masing ruangan seperti dapur, kamar mandi, dan lain-lainnya seperti halnya rumah pada umumnya. Beragam mebel dan perabotan yang ada di dalamnya juga melayang, kamu pun akan merasakan sensasi berjalan di atas langit-langit.

7. Nggak hanya di mancanegara, bangunan terbalik ternyata juga ada di Indonesia. Berkunjunglah ke Eco Green Park di Jawa Timur sana


Di kota Batu, kabupaten Malang tepatnya. Bangunan ini bernama Rumah Terbalik yang terletak di dalam kawasan taman wisata Eco Green Park. Sengaja didesain terbalik, seperti merefleksikan rumah setelah terkena gempa bumi. Daripada jauh-jauh ke luar negeri, mending kamu pergi ke sini. Semoga bisa keluar dari bangunan unik nan mencekam ini ya. Ada yang mikir ini jauh lebih serem dibanding rumah hantu sih. Nggak percaya? Buktiin. Jangan berani-beraninya ajak orang tua kemari kalau nggak mau mereka kenapa-napa. Migrain berkepanjangan takutnya nanti, hehehe.

Kadang justru sesuatu di luar normal yang mampu menarik perhatian. Kalau kamu bercita-cita jadi astronot, mungkin kamu cocok mengunjungi bangunan-bangunan terbalik ini tadi. Kan di luar angkasa sana nggak ada gravitasi, hihiii.. Jadi kamu bisa belajar dulu berjalan melayang di atas langit-langit. Selamat berfantasi!

Sumber: hipwee.com

WUIH, Lowongan Pekerjaan Di Jepang. Anda Cukup Tidur dan Akan Dibayar 5,8 Juta Rupiah


Jepang bisa dibilang salah satu negara di Asia yang paling unik. Selain kulinernya yang aneh-aneh, budayanya yang unik dan menarik, ada juga penemuan yang cenderung nyeleneh.

Ditambah lagi di sana ada berbagai macam pekerjaan, mulai dari yang biasa saja sampai yang luar biasa.

Di Jepang, pemerintahnya melegalkan pekerjaan paruh waktu, jadi buat kamu yang ingin mendapatkan uang tambahan boleh banget mencoba.

Jadi, banyak sekali perusahaan membuka lowongan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan paruh waktu baik untuk orang Jepang atau orang asing.

Nah, saat ini di Jepang ada pekerjaan paruh waktu yang baru dan unik nih.

Dilansir dari Nextshark, dalam rangka promosi sebuah film animasi berjudul Hirune Hime (Napping Princess) yang akan ditayangkan di Jepang pada tanggal 18 Maret mendatang, perusahaan ini membuka lowongan pekerjaan paruh waktu.

Pekerjaan paruh waktu ini mengharuskan orang tersebut untuk tidur.

Ya, pekerja diharuskan untuk tidur dan mereka dibayar loh!
Pekerjanya akan diberikan penutup mata, bantal, dan earplug untuk tidur siang seperti karakter utama dalam filmnya.

Selain itu, dia juga akan mengenakan kostum Heart, robot yang terdalam dalam film tersebut.

Gaji yang dibayarkan untuk pekerjaan ini adalah 50.000 yen atau 440 dollar per hari atau sekitar 5,8 juta rupiah!

Berikut ini cuplikan filmnya yang akan tayang 18 Maret 2017 mendatang di Jepang.

Sumber: http://style.tribunnews.com

Rabu, 28 Desember 2016

HEBAT, UII Kukuhkan Dua Profesor Bidang Kesehatan Masyarakat


Universitas Indonesia (UI) menambah jumlah guru besarnya dengan mengukuhkan dua Profesor dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Mereka adalah Prof. Dr. drg. Jaslis Ilyas,. MPH. sebagai Guru Besar Tetap bidang Ilmu Manajemen SDM Kesehatan dan Prof.Dr.drg. Indang Trihandini, M.Kes sebagai Guru Besar Tetap bidang Ilmu Biostatistik dan Kependudukan. Para profesor tersebut dikukuhkan pada Sabtu (24/12/2016) di Auditorium Vokasi, Kampus UI Depok yang dipimpin oleh Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met.

 Prof. Jaslis Illyas menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Metode Baru Analisis Beban Kerja pada Perencanaan SDM RS untuk Efisiensi pada Era JKN yang Gering.” Dalam pidatonya, Prof. Jaslis mengutarakan BPJS tengah mengalami defisit pembiayaan. Tercatat pada tahun 2015, BPJS mengalami defisit sekitar Rp 6 Triliun dan diperkirakan akan terus defisit. Masalah JKN dan BPJS merupakan masalah sistemik sehingga dibutuhkan review dan perubahan pada UU SJSN, PP, Kepres, Kepmenkes dan SK Dirut BPJS.
Baca juga:  HEBAT, PERGANTIAN TAHUN, BUPATI INI AJAK WARGA SHALAT SUBUH BERJAMAAH

Prof. Jaslis memaparkan sejumlah solusi untuk mengatasi masalah tersebut antara lain mengembangkan kebijakan BPJS Kes dengan multi-payors–maka perlu dikembalikan peran publik dan pemerintah Provinsi dan Kota/Kabupaten untuk berkontribusi pada jaminan kesehatan di daerah dan menambah infrastruktur kesehatan untuk mendukung JKN.

Benefit JKN harus dibuat rasional sesuai dengan premi dan kemampuan APBN. Kembalikan peran Pemerintah Daerah dan Jamkesda untuk mengambil alih benefit rawat jalan peserta PBI, sedangkan untuk peserta non-PBI benefit rawat jalan ditiadakan, kecuali untuk penyakit endemik seperti: TBC dan Malaria. Meningkatkan mutu Primary Health Care (PHC) sebagai kunci sukses JKN.

Pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus bergotong royong untuk membuat PHC berkualitas sehingga peserta JKN percaya dan nyaman untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dan klinik pratama swasta. Meningkatkan efisiensi pada Rumah Sakit melalui kontrol biaya personel dengan merencanakan SDM yang akurat.
Baca juga:  Heboh, Remaja Ganteng Nikahi Nenek 52 Tahun di Sumut, Lihat Fotonya

Selanjutnya, Prof. Indang Trihandini menyampaikan pidato pengukuhan bertajuk “Tantangan Pemenuhan Kebutuhan Sosial dan Kesehatan Lansia Indonesia.” Prof. Indang memaparkan kerusakan ekologis yang disebabkan oleh upaya pembangunan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi telah memberikan ancaman yang nyata.

Tiga prinsip utama dalam pembangunan berkelanjutan melingkupi upaya untuk melindungi lingkungan hidup, masyarakat sekitar serta ketersediaan sumber daya di masa yang akan datang. Secara konseptual pembangunan berkelanjutan adalah upaya pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk pemenuhan kebutuhan mereka sendiri.

Pembangunan berkelanjutan erat kaitannya dengan komposisi penduduk–salah satunya penduduk tua. Saat ini Indonesia mulai memasuki periode lansia (ageing), dengan komposisi 10 persen penduduk berusia 60 tahun ke atas (proyeksi penduduk 2010-2035) dan proporsi lansia secara nasional telah mencapai 8,65 persen dari keseluruhan penduduk.

Selain itu diperkirakan pada 2050 komposisi lansia di Indonesia terus meningkat menjadi 2,5 kali lebih besar dari tahun 2013 dan pada tahun 2100 komposisi penduduk lansia di Indonesia akan lebih besar dibandingkan komposisi lansia di dunia.
Baca juga: "Akan kuadukan kalian kepada Tuhanku!" jerit seorang gadis kecil Aleppo.

Salah satu pilar pembangunan berkelanjutan adalah komponen penduduk berkualitas. Menghadapi pertumbuhan penduduk Indonesia yang memasuki periode lansia, Pemerintah perlu memperhatikan sejumlah hal berkenaan pada sistem jaminan sosial, meningkatnya ketidakkeman­dirian dan menurunnya kesehatan penduduk.

Individu harus menjaga pola hidup sehat guna meningkatkan Quality of Life hingga pada usia lansia mampu berperanan dan hidup mandiri.

Sejumlah solusi yang disampaikan oleh Prof. Indang di antaranya memberikan prioritas pada layanan kesehatan diperlukan pada area pencegahan, promosi dan pendidikan kesehatan, screening dan pengobatan serta rehabilitasi, pengupayaan pelayanan kesehatan secara maksimal dan holistik, memulai program Community Based lansia, taman terpadu di setiap kecamatan, peningkatan dan akreditasi mutu panti lansia, perda jaminan long term care (LTC) setiap penduduk berusia 40+, dan lainnya.

Penulis : Egia Tarigan
Sumber: http://www.ui.ac.id

Minggu, 25 Desember 2016

WOW... Inilah Aplikasi Populer Android Atau IOS Di Tahun 2016


Dari jutaan pilihan yang terdapat di pasar aplikasi Android maupun iOS, terdapat beberapa aplikasi yang umum ditemukan di ponsel semua orang, baik untuk berfoto atau musik.

Ada lima aplikasi yang paling sering dipasang di ponsel sepanjang 2016.

Colorfy (Coloring book)

Buku mewarnai belakangan ini tidak hanya dicari oleh anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Aktivitas ini disebut membantu mengatasi penat dan stres yang timbul karena bekerja.
Gambar yang ada di buku mewarnai untuk dewasa tentu berbeda dengan versi anak-anak, umumnya mereka mewarnai motif yang kompleks dan banyak detail kecil. Colorfy menyediakan pengisi waktu luang tanpa harus membawa buku dan pensil warna, semua dapat dilakukan bahkan ketika di dalam kendaraan umum.

Selesai mewarnai, gambar dapat disimpan atau bila dirasa bagus, pengguna dapat mengunggahnya ke media sosial seperti Instagram.

Baca juga: Gelang Pintar Dengan Kemampuan Xiaomi Mi Band 1S Heart

SNOW

Seiring dengan maraknya ponsel pintar yang mengunggulkan kemampuan kamera depan mereka untuk selfie, aplikasi untuk swafoto pun menjadi barang wajib.

SNOW menyediakan beragam filter dan stiker untuk swafoto, beberapa di antaranya harus diunduh terlebih dulu. Aplikasi ini mendeteksi wajah sehingga wajah seketika terpasang topeng yang disediakan. Video yang diunggah pun akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 24 jam.

JOOX

Aplikasi layanan streaming lagu membuat pengguna dapat mendengarkan lebih banyak pilihan musik dari handset. Mereka tidak perlu lagi memasukkan lagu secara manual ke handset atau memiliki perangkat pemutar musik sendiri agar lagu tidak menghabiskan memori ponsel.

JOOX, asal China, hadir di Indonesia sejak tahun lalu untuk pengguna Android dan iOS, menawarkan tidak hanya lagu namun juga artikel tentang musik. Penduduk di kota besar umumnya mengakses JOOX dari ponsel mereka, rata-rata mereka menghabiskan 72 menit per hari untuk mendengarkan musik.

Spotify

Layanan pengaliran data (streaming) musik beberapa tahun belakangan diminati orang Indonesia, sejak penggunaan ponsel pintar dan internet semakin masif. Mereka memilih mendengar lagu secara streaming karena lebih banyak pilihan dan dapat membuat sendiri playlist sesuai suasana, lagu galau untung mendung atau electronic dance music saat vakansi.
Spotify baru masuk ke Indonesia Maret tahun ini dan tiga bulan sejak diluncurkan, pengguna Tanah Air menghabiskan 1.165 miliar menit untuk streaming musik di aplikasi tersebut. Pengguna perlu membuat akun, atau masuk dengan Facebook, untuk menikmati musik Indonesia atau mancanegara di Spotify.

Rata-rata pengguna aplikasi ini meluangkan waktu 90 menit untuk mendengarkan lagu kesukaan mereka. Spotify menyediakan pilihan layanan secara cuma-cuma atau premium bila ingin mendapat kualitas audio yang lebih baik dan dapat mendengarkan lagu secara offline.

Snapchat

Siapa yang belum pernah berfoto dengan filter puppy, bunny atau rainbow di Snapchat? Ariana Grande hingga Raisa mengunggah foto lucu hasil Snapchat di media sosial mereka.
Demam Snapchat menjangkiti penggemar media sosial karena aplikasi tersebut menawarkan bentuk baru berbagi video dan foto, semua hilang dalam 24 jam. Video yang diunggah pun tidak hanya saat berwisata, naik ojek pun ber-Snapchat.

Tidak hanya mendapat penggemar, Snapchat juga menjadi standar baru dalam berbagi video. Aplikasi lain, seperti Instagram, pun menambah video yang hanya berusia 24 jam dalam platform mereka.

Gelang Pintar Dengan Kemampuan Xiaomi Mi Band 1S Heart


Di era gaya hidup yang modern, tentu anda tak ingin melewatkan teknologi yang akan membantu anda dalam menjaga kesehatan. Salah satu yang terbaru, ialah Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED. Gelang pintar buatan Xiaomi yang hadir dengan membawa banyak kegunaan, mulai berperan sebagai alarm hingga fungsi utamanya sebagai pendeteksi detak jantung.

Seperti namanya, Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED mempunyai peran utama sebagai gelang yang membantu anda dalam memantau detak jantung selama latihan dan olahraga. Sehingga, Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED akan dapat membantu anda untuk kian memaksimalkan olahraga dalam upaya penurunan berat badan, hingga peningkatan kemampuan kardiorespirasi.

Baca juga: Hebat, Aplikasi E-Tilang Ditargetkan Pangkas Praktik Percaloan

Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED dilengkapi dengan sensor optik detak jantung yang dapat mendeteksi detak jantung secara Real-time. Dengan begitu, membantu anda untuk menyesuaikan keadaan kala melakukan olahraga dan membantu anda dalam takaran mengkonsumsi lemak dengan lebih baik. Dengan kata lain, Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED sendiri bakal berperan sebagai asisten pribadi anda untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anda.

Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED, Gelang Pintar Dengan Berbagai Kemampuan, Apa Saja ?

Selain itu, Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED juga menyuguhkan beberapa fitur utama yang meliputi :

Heart rate monitor : Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED akan mampu menunjukkan denyut jantung anda dengan PPG, sehingga anda bisa ,elihat hasilnya dengan lebih intuitif.

10 days standby time : Menggunakan chip tangguh serta sensor gravitasi yang memastikan waktu siaga Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED lebih panjang, yakni hingga mampu mencapai 10 hari untuk pengisisan daya yang penuh.

Call reminder : Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED bakal mengirimkan notifikasi kepada anda, jika anda mendapatkan panggilan. Sehingga, anda tak akan melewatkan panggilan penting kala anda tengah jauh dari ponsel anda.

Sports Tracking : Melacak kegiatan olahraga anda, mulai dari catatat jarak hingga kalori yang berhasil anda turunkan. Dengan begitu, akan dapat membantu anda mencapai target olahraga yang anda canangkan.

Sleep monitoring : Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED mampu mengetahui apakah anda tidur dengan nyenyak dalam jangka waktu panjang atau pendek juga APP yang akan memberikan evaluasi secara berkala. Hal ini memungkinkan anda untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang lebih baik.

Silent alarm : Ketika anda bangun setiap pagi, Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED akan mengingatkan anda dengan getaran yang dikirimkan ke tangan anda. Sehingga, anda tak perlu khawatir akan kehilangan apapun dan terlambat berangkat bekerja.

Free password to unlock the phone : Dengan menggunakan Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED, anda tak perlu lagi repot membuka password pada smartphone anda. Hanya dengan gerakan tangan untuk mengankat ponsel, password yang anda pasang pada smartphone anda akan secara otomatis terbuka.

Jika anda berminat mendapatkannya, Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED telah dijual dan siap diboyong di Gearbest.com dengan penawaran menarik. Khusus untuk anda yang membeli Original Xiaomi Mi Band 1S Heart Rate Wristband with White LED hari ini, Gearbest.com bahkan memberikan diskon hingga 37 persen. Sehingga anda hanya perlu membayar USD 15.59 atau setara IDR 212.000 rupiah. So, tunggu apa lagi segera kunjungi Gearbest.com.

Sumber: http://www.tren.co.id/

AHOK MARAH, Kinerjanya yang Tidak Sesuai Aturan Terbongkar oleh Plt. Gubernur


Rupanya Ahok sebagai Gubernur yang sedang mengalami masa cuti benar-benar tidak menyangka jika dirinya harus menjalani status sebaga seorang terdakwa dan harus menghadapi sidang, yang mengakibatkan status dirinya berada di ujung tanduk, apakah diputus bersalah atau tidak.

Persoalan status pula yang membuat Ahok menjadi semakin gelagapan, ketika dirinya di awal sangat menyetujui pengganti dirinya oleh Soni Sumarsono, Dirjen Otonomi Daerah, dari Kementerian Dalam Negeri.

“Tapi Ahok tidak pernah menyangka jika Soni adalah seornag yang memiliki integritas sebagai seorang pejabat yang jujur dan berpegang pada aturan yang ada,” ujar @floritalistyani Ketua sebuah kelompok yang terbentuk di sosial media khususnya Twitter, Jempol Rakyat.

Bahkan Ahok merasa jika Plt. Gubernur DKI Soni Sumarsono yang menggantikan dirinya saat ini, sudah mulai “melawan” dirinya yang merasa sebagai Gubernur sebenarnya.

Baca juga: Ahok disalahkan DPRD DKI dapat anggaran 'wah' di APBD 2017

Menurut Ahok Soni sudah melampaui batas kewenangan yang diberikan kepadanya, karena berani mengutak atik susunan anggaran APBD untuk tahun 2017. Bahkan Ahok merasa jika keinginan Soni untuk merombak perangkat struktur organisasi Pemprov DKI Jakarta sudah kelewatan. Karena tidak menghargai dirinya dengan tidak melakukan pembicaraan terlebih dahulu.

Soni sendiri dalam sebuah pertemuan dengan pihak perwakilan penghuni dan pemilik rumah susun dan apartemen


seluruh Jakarta, di ruang rapat Gubernur lantai 2 Balaikota Jakarta, Rabu (21/12), mengakui dihadapan para peserta jika, birokrasi peninggalan Gubernur sebelumnya adalah yang paling bobrok.

Ucapan Soni ini tercetus ketika mendengar keluhan hampir seluruh anggota perwakilan untuk 184 unit Rusun dan Apartemen di Jakarta, yang mengeluhkan persoalan ketika mereka harus menghadapi Gubernur Ahok yang sama sekali tidak memberikan mereka ruang untuk bisa mengadu dan dibantu, walaupun hak para pemilik dan penghuni sidah di atur dalam UU nomor 20 tahun 2011 tentang Rumah Susun.

Baca juga: Meresahkan, Ahli Politik LIPI Heran Pemerintah Diam Atas Serbuan Warga Cina

“Contohnya saja masih lekat dalam ingatan kita, ketika diketemukannya sejumlah proyek yang masih tersusun di APBD 2017, justru sudah dilaksanakan tender, sementara APBD belum di bahas oleh DPRD,” ujar @floritalistyani. Bahkan Soni sempat mempertanyakan alasan lelang sudah dilakukan oleh pihak LPSE, namun LPSE tidak bisa menjawab.

Bahkan Ahok sempat “curhat” kepada pendukungnya di sekretariat Rumah Lembang, tempat tim relawannya, di Menteng Jakarta Pusat. Curhat Ahok terkait dengan aksi “nekad” Soni yang membongkar semua kinerja Ahok yang dianggap tidak cocok dengan aturan khususnya untuk birokrasi, termasuk masalah keuangan APBD dan susunan perangkat organisasi pemprov pada bulan Januari 2017 nanti.

“Orang dia sudah seperti gubernur kok. Saya kira beliau itu tidak dipanggil dengan Plt. Gubernur. Tapi Gubernur, kuasanya tidak beda dengan Gubernur (definitif) kok,” ujar Ahok “meradang”.

Namun Soni sempat mengutarakan jika dirinya akan berkonsultasi dengan Ahok – Djarot. Sambil menunggu perombakan dan disahkannya Raperda tentang Organisasi Perangkat Daerah oleh DPRD DKI Jakarta.

Lagi – lagi Ahok membantah jika dirinya sudah melalukan pembicaraan dengan Soni terkait dengan perombakan struktur perangkat organisasi Pemprov, yang direncanakan akan dirampingkan.

Sumber: suaranews.com

Kamis, 22 Desember 2016

Memanfaatkan Teknologi untuk Lawan Korupsi



Seperti  kecanggihan teknologi di masa kini, modus operandi kejahatan korupsi juga semakin hari kian berkembang.  Seperti berkejaran dengan waktu, teknologi informasi dan korupsi tak mengenal kata berhenti. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tinggal diam. Pemanfaatan teknologi justru diupayakan untuk memberantas korupsi baik di bidang penindakan maupun pencegahan.

“KPK memang menjadikan teknologi informasi sebagai pendukung kinerja, karena jangan lupa korupsi pun berkembang sangat pesat dan memanfaatkan kecanggihan teknologi,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo.

Agus mengatakan dalam kondisi itu KPK senantiasa memanfaatkan teknologi informasi untuk memberantas korupsi. Bukan hanya sebagai pendukung kinerja, KPK juga memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana perbaikan sistem, sarana edukasi dan sosialisasi, pengawasan dan juga untuk melibatkan partisipasi publik.

“Dengan teknologi informasi, KPK bisa lebih menjangkau masyarakat sebagai objek melalui kecepatan tinggi dan juga real time,” ujarnya.

Deputi Bidang Informasi dan Data (INDA) KPK Hary Budiarto menambahkan, secara garis besar, aplikasi di KPK terbagi menjadi tiga. Ada untuk penindakan, office management, dan pencegahan. Untuk penindakan, terdapat aplikasi besar, namanya Sistem Administrasi untuk Pengelolaan Kasus (SIMAS), Open Source Integrasi (OSIN) dan elektronik Koordinasi dan Supervisi (e-Korsup). Sedangkan untuk pencegahan, e-LHKPN, GRATis, Boardgame Sahabat Pemberani, JAGA, dan sebagainya. 

“Baik pencegahan maupun penindakan, teknologi informasi menjadi pendukung utama KPK,” ujar Hary.
Hary mengatakan Open Source Integrasi (OSIN) untuk melakukan penelusuran aset serta identifikasi. Bekerja seperti mesin pencari, ketika nama seseorang dimasukkan, maka semua informasi akan terkumpul. Dari data tersebut, lanjut Hary, kemudian dilakukan identifikasi dengan mempergunakan melalui sistem yang disebut I2. Identifikasi tersebut, misalnya, dengan siapa saja orang tersebut berhubungan serta dalam kaitan apa hubungan tersebut.

Untuk office management, terdapat aplikasi e-PIKADE, yang merupakanhead  office-nya KPK. Melalui aplikasi tersebut, tidak pernah ada surat-surat yang “berkeliaran” kemana-mana. Karena memang berbahaya.

Sedangkan untuk pencegahan, KPK mempergunakan aplikasi yang disebut Monitoring Centre Prevention (MCP). MCP, lanjut Hary, terdiri atas dua sistem, yakni internal dan eksternal.  MCP digunakan dalam rangka untuk koordinasi, perencanaan program.

“Kalau di internal akan digunakan untuk pelatihan, membuat kebijakan, perencanaan anggaran. Sedangkan eksternal digunakan untuk riset,” jelas Hary.

Sumber: https://www.kpk.go.id

Rabu, 21 Desember 2016

Telkomsel Perkenalkan Teknologi 4.5 G di Bali


Perusahaan seluler PT Telkomsel mulai memperkenalkan dan menerapkan teknologi 4.5 G di Bali, Selasa (20/12). Perkenalan teknologi itu, adalah yang kesembilan di Indonesia, menyusul Medan, Jakarta, Bandung, Mataram, Pontianak, Makasar, Manado dan Ambon.

"Penerapan teknologi 4.5 G ini merupakan tahapan untuk menuju diterapkannya teknologi 5G di Indonesia," kata VP ICT Network Management Telkomsel Area Jawa-Bali, Ronny Arnaz.

Ronny mengatakan, dengan penerapan teknologi 4.5 G dan kelak 5G, masyarakat akan semakin nyaman dalam berkomunikasi menggunakan jaringan Telkosmel. Karena dengan teknologi 4.5G yang digabungkan dengan teknologi 4x4 MIMO, memungkinkan pengiriman data dua kali lebih cepat dibandingkan teknologi 4G.


Penerapan teknologi 4.5G sebut Rony bersama VP Technology and System Ivan Permana, merupakan komitmen Telkomsel untuk senantiasa menjadi yang terdepan dalam penerapan roadmap teknologi mobile broadband. Hanya saja untuk sementara lanjutnya, teknologi 4.5G baru bisa dinikmati di 11 Grapari di sembilan kota.

"Sekarang kan belum ada device-nya, jadi 2017 nanti saat device-nya sudah dijual di pasaran, masyarakat akan semakin nyaman dalam berkomunikasi menggunakan jaringan seluler," katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai kesiapan Telkomsel menerapkan teknologi 4.5G di Bali, Rony mengatakan Telkomsel sudah siap. Tentang adanya wilayah yang belum tersentuh jaringan 4G dan bahkan 3G, Rony menyebutkan itu karena di wilayah tersebut pengguna teknologi 4G dan 3G belum memadai.

"Kalau sudah mencukupi, yakni ada 300 orang saja pengguna 3G atau 4G, maka kami akan memberikan layanan yang diperlukan," kata Rony.

Sumber: http://www.republika.co.id/

Trump Ingin Data Penduduk Muslim, Perusahaan Teknologi Menolak



Bukan rahasia lagi bahwa presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump gemar mengedepankan sikap diskriminatif terdapat golongan tertentu. Pada November 2015 lalu misalnya, dia mengatakan bakal membangun sistem berisi database (register) penduduk Muslim di AS. 

Sistem yang kabarnya bakal dibikin melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi di Silicon Valley itu disebut akan mampu melacak lokasi dan kegiatan orang-orang yang terdaftar di dalamnya.

Tapi sejauh ini belum ada perusahaan teknologi di Silicon Valley yang menyatakan setuju dengan wacana register Muslim tersebut. Apple, misalnya, terang-terangan menolak perlakuan diskriminatif berdasarkan kepercayaan.

“Kami pikir orang-orang harus diperlakukan sama, bagaimanapun cara ibadah mereka, rupa mereka, atau siapa yang mereka cintai. Kami belum diminta (membuat register Muslim) dan akan menetang upaya semacam itu,” sebut Apple dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari Buzzfeed, Selasa (20/12/2016). 

Senada dengan Apple, raksasa-raksasa teknologi lain seperti Google, IBM, Microsoft, dan Facebook turut mengatakan belum mendapat permintaan untuk bantu membuat register Muslim dan menyatakan tak mau turut serta. Sementara, Uber menjawab singkat dengan satu kata, yaitu “Tidak”. 

Baca: 5 Isu yang Dihadapi Perusahaan Teknologi Setelah Trump Jadi Presiden 

“Perusahaan kami punya sejarah panjang menentang diskriminasi terhadap siapa pun atas dasar perbedaan ras, gender, orientasi seksual, atau agama. Perspektif ini tidak akan berubah,” ujar seorang juru bicara IBM.

Usulan register Muslim Trump mirip dengan program serupa bernama National Security Entry-Exit Registration System (NSEERS) yang muncul pasca serangan teror 9/11 tahun 2001. 

Ketika itu, NSEERS mengharuskan ribuan warga Arab dan Muslim yang berada di AS agar mendaftarkan diri. NSEERS dibubarkan pada 2011 setelah dikritik menarget imigran dari negara mayoritas Muslim secara tidak adil.

Sebelum diklarifikasi secara resmi oleh perusahaan-perusahan teknologi yang bersangkutan, sebanyak 1.300 pegawai di Silicon Valley telah lebih dulu berikrar tidak akan membantu membikin register Muslim. Para pegawai ini berasal dari berbagai perusahaan, termasuk Google, Apple, Amazon, Uber, IBM, dan Oracle.

Sumber: http://tekno.kompas.com

Minggu, 18 Desember 2016

Hebat, Aplikasi E-Tilang Ditargetkan Pangkas Praktik Percaloan

Sumber gambar: http://cdn2.tstatic.net/

Jakarta, Mabes Polri siap mengeluarkan aplikasi berbasis elektronik atau E-Tilang yang ditargetkan bisa memudahkan pelanggar lalu lintas dalam membayar denda.

Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Wakakorlantas) Polri Brigadir Jenderal Indrajit mengatakan, selain memudahkan pembayaran, nantinya tilang tidak akan masuk ke dalam denda pidana, melainkan beralih ke denda administrasi.

"Hampir di semua negara maju sudah menerapkan sistem tilang elektronik dan tidak harus sidang pengadilan. Apalagi di negara lain tilang kan denda administrasi, bukan pidana sementara di Indonesia berupa denda pidana," kata Indrajit kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/12).

Menurutnya, tilang elektronik tidak akan bersifat sementara. Melainkan, terus berkembang dengan dukungan dari seluruh pihak agar terbiasa dan beralih dari sistem sebelumnya.

Saat disinggung apakah sistem tersebut akan menekan jumlah pelanggar lalu lintas, Indrajit belum dapat memastikan hal itu. Menurutnya, tilang bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

"Tujuan hukum tilang ini kan untuk mencegah. Tidak menjadi korban, atau pelaku lalu lintas," ujarnya.

Tentunya lanjut dia, akan ada sisi positif dari E-Tilang. Semisal, menghindari tindak korupsi yang biasa dilakukan oleh aparat penegak hukum kepada pelanggar.

"Sistemnya sekarang sudah mudah, tinggal bayar sekarang. Tujuan yang pertama mengurangi transaksi keuangan dengan petugas yang melanggar atau mengurangi KKN," ujarnya.

Ia menambahkan sistem pembayaran tilang yang saat ini diberlakukan bukan berarti praktek KKN tetapi untuk memudahkan masyarakat. Disamping itu dengan E-Tilang masyarakat tidak perlu lagi mengikuti sidang pengadilan.


Cara kerja E-Tilang nantinya, bagi mereka yang terkena tilang tinggal hanya cukup memasukan nomor tilang dan langsung membayarnya melalui aplikasi.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto, menjelaskan pertama-tama E-Tilang akan diterapkan di 17 Polda di Indonesia, kemudian di Januari 2017 akan bertahap ke tiap daerah.

Melalui E-Tilang pelanggar diarahkan untuk membayar denda tilang melalui teller, ATM BRI, atau transfer bank ATM bersama, sms banking BRI maupun internet banking BRI atau EDC BRI.

Pembayaran elektronik ini sekaligus diklaim bisa menghilangkan praktik percaloan termasuk mengikis pungutan liar di jalanan.

Sistem realtime memungkinkan pihak kepolisian mengecek data pembayaran secara langsung. Ke depan, sistem ini juga akan dibuat terpadu dengan server SIM dan STNK. Sehingga jika ada pelanggar yang belum menyelesaikan kewajibannya, mereka tidak bisa memperpanjang surat menyurat kendaraan tersebut.

Di awal kemunculannya, aplikasi E-Tilang hanya akan tersedia untuk platform Android. Belum dapat dipastikan kapan aplikasi serupa akan tersedia untuk iOS.
Sumber: http://www.cnnindonesia.com