Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Februari 2017

GERAH... Dengan Pemasangan Spanduk Di Masjid, RUHUT SITOMPUL Berkicau Bak Setengah DEWA


Jakarta, Ruhut Sitompul membuat pernyataan kontroversi terkait dirinya dan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa masuk surga.

 “Ha ha ha jangan mau di takut2i dengan tidak dido’ai kalau mati, ya sudah ikut Aku saja kalau mati selain dio’ain juga dijamin Masuk Surga,” kata Ruhut di akun Twitter-nya @ruhutsitompul.

Ruhut berkicau seperti itu terkait beredar spanduk di berbagai masjid yang tidak mau mensholati warga yang mendukung penista agama. Pengurus masjid Al Jihad, Yayat Supriatno, mengungkapkan pemasangan spanduk tersebut merupakan kesepakatan semua pengurus masjid.

 “Kalau masalah pembuatan spanduk, kami sepakat pengurus masjid bikin dan masjid – masjid banyak juga yang minta ke kami dibikinkan seperti itu (masjid sekitar Setia Budi). Tapi karena kami belum sempat, jadi belum sempat dipasang,” ujar Yayat.

Ketika ditanya tujuan memasang spanduk berisi kalimat provokatif itu, Yayat mengatakan semata-mata untuk mengingatkan kembali umat Islam tentang ajaran agama. Dalam kitab suci Al Quran ayat 84 surat At – Taubah, Allah SWT mengatakan janganlah kamu menyolatkan orang – orang munafik itu selamanya, karena sesungguhnya mereka kafir kepada Allah SWT.


 “Jadi itu yang kami ingin mengingatkan saudara – saudara kita yang muslim. Agar mereka kembali kepada islam yang benar. Jangan mendukung penoda agama ini intinya (pemasangan spanduk),” ujar Yayat.

Yayat meminta masyarakat jangan mengait-ngaitkan pesan spanduk tersebut dengan kepentingan pilkada Jakarta.

“Bukan, nggak ada urusan pilkada. Kami di sini sosialisasikan, kami ikut gerakan dalam rangka membela Islam, ulama, dan terkait Al Maidah 51. Ini kan dinistakan oleh pejabat yang kebetulan menjadi gubernur dan ‎menjadi peserta pilkada,” ujar Yayat.[suanas/MMC]
Sumber: mmcindonesia.com

Kisah Menegangkan di Hari Pertama Sri Haryani, Saksi Mata Bom Di Bandung


Bandung - Sri Haryani mengalami hal menegangkan di hari pertama masuk kantor, Senin (27/2/2017). Staf Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo itu berada di bawah ancaman pelaku peledakan bom panci. 

"Pelaku datang sendiri, tiba-tiba masuk kantor, dan bawa belati (sangkur)," kata Sri Haryani sebagaimana yang dikutip oleh detik.com.

Pelaku yang berinisial YC alias AS (42) berteriak, 'Mana yang punya kantor?' Pegawai kelurahan yang rata-rata berjenis kelamin perempuan ketakutan. Sebagian bersembunyi di bawah meja.

Baca juga: Sebelum Baku Tembak, Terduga Teroris Bandung Sempat Meledakkan Bom
Sri Haryani tak tahu apa yang sebenarnya terjadi sampai akhirnya siswa SMA berteriak dari luar kantor. "Ada bom," kata Sri menirukan ucapan siswa SMA tersebut. Menurut Sekretaris Kelurahan Arjuna, Ganjar Budi, pelaku masuk ke kantor setelah dikejar siswa SMA dan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas). 

Sri Haryani dan beberapa petugas kelurahan melarikan diri tak melalui pintu. "Kami lewat kaca konter ruangan pelayanan," ungkap Sri Haryani.

Semua yang berada di kantor kelurahan, baik pegawai maupun warga, selamat. Pelaku yang berasal dari Kabupaten Bandung itu tertahan di kantor dan akhirnya dilumpuhkan polisi. Nyawanya tak tertolong saat dibawa ke rumah sakit. 
(bbn/try) sumber: detik.com

Pelaku Teror Bom Bandung Tewas dalam Perjalanan ke RS


Pelaku teror bom di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/2/2017), tewas dalam perjalanan saat hendak dibawa ke RS Bhayangkara Sartika Asih, Bandung.

"Pelaku meninggal tertembak," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Sebelumnya, pelaku tertembak di bagian dada dalam operasi penyergapan petugas ke dalam kantor Kelurahan Arjuna.

Baca juga: Sebelum Baku Tembak, Terduga Teroris Bandung Sempat Meledakkan Bom
Menurut Boy, pelaku terpaksa ditembak petugas yang melakukan penyergapan ke dalam kantor kelurahan lantaran upaya permintaan petugas agar pelaku menyerahkan diri tidak diindahkan.

"Kalau menyerahkan diri, enggak jadi begitu," ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini jenazah pelaku sedang menjalani otopsi di ruang jenazah RS Bhayangkara Bandung.

Sumber: Kompas.com

Terduga Teroris di Kantor Kelurahan Arjuna Bandung Dilumpuhkan dengan Tembakan


BANDUNG, Setelah lebih dari satu jam baku tembak terjadi, polisi dari Brimob Polda Jabar bersenjata api lengkap serta pengamanan langsung menggeruduk masuk ke kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Senin (27/2/2017) sekitar pukul 10.45 WIB.

Penggerudukan dilakukan dengan bantuan pemadam kebakaran yang menyemprotkan air ke arah api yang menyala di lantai dua kantor Kelurahan Arjuna.

Tidak berselang lama, polisi berhasil melumpuhkan terduga teroris dengan puluhan kali tembakan yang terdengar cukup kencang dari luar kantor Kelurahan Arjuna. 

"Pelalu tertembak," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus di lokasi, Senin siang. 
Baca juga: Terduga Teroris di Kantor Kelurahan Arjuna Bandung Dilumpuhkan

Polisi masih mendalami motif yang dilakukan oleh teroris.

Baca juga: Sebelum Baku Tembak, Terduga Teroris Bandung Sempat Meledakkan Bom

Sebelum masuk ke kantor Kelurahan Arjuna dan melakukan perlawanan, pelaku sempat meledakkan sebuah bom di Lapangan Pandawa yang lokasinya berada di belakang kantor Kelurahan Arjuna. 

"Belum tahu motifnya, masih kami dalami," kata Yusri.

Sumber: Kompas.com

Sebelum Baku Tembak, Terduga Teroris Bandung Sempat Meledakkan Bom


BANDUNG, Sebelum masuk ke dalam kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, terduga teroris sempat meledakkan bom di Lapangan Pandawa yang lokasinya tidak jauh di belakang kantor kelurahan, Senin (27/2/2017).

Dono (55), salah satu warga yang menjadi saksi mata, mengatakan, ledakan di Lapangan Pandawa mirip ledakan tabung gas.

"Kebayangnya seperti ledakan gas. Soalnya banyak tukang gas di sana," kata Dono saat ditemui di rumahnya.

Seusai mendengar ledakan, Dono keluar dari rumah. Dia melihat seorang pria menggunakan tas warna hitam yang sudah rusak dan compang-camping berantakan lari sempoyongan ke dalam kantor kelurahan. 

Baca: Pelaku Teror di Bandung Gunakan Rompi Bom

"Ranselnya hancur, seperti ada sisa-sisa karbit. Dia dikejar sama anak-anak sekolah yang lagi olahraga. Mereka teriak-teriak itu teroris," tutur dia.

Dono mengaku tidak berani menangkap pria tersebut. Pasalnya, di tangan kanan pria itu tergenggam sebilah senjata tajam. 

"Perawakannya tinggi besar. Pakai jaket warna hitam," beber dia.

Sementara itu, Kepala Polrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo memastikan bahwa ledakan di Taman Pandawa berasal dari bom rakitan. 

"Di Taman Pandawa itu bom panci," sebut dia.

Baca juga: Ada Pelaku Teror Bersembunyi, Polisi Kepung Kantor Kelurahan di Bandung

Selain itu, setelah petugas Brimob Polda Jawa Barat berhasil melumpuhkan tersangka dengan sejumlah tembakan sekitar pukul 11.00 WIB, pada tubuhnya ditemukan rangkaian bom.

"Di tubuhnya ada kabel-kabel dan ada sangkur," ucap Hendro.

Terduga teroris yang telah berhasil dilumpuhkan dalam kondisi kritis saat ini telah dibawa ke rumah sakit untuk diselamatkan nyawanya.

Sumber: Kompas.com

Pelaku Teror di Bandung Gunakan Rompi Bom


BANDUNG, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menyebut pelaku pengeboman di Taman Pandawa menggunakan rompi bom. Pelaku lari ke kantor Kelurahan Arjuna, Bandung, untuk berlindung.

Menurut Yusri, belum diketahui apakah pelaku membawa senjata api. Namun, dia memastikan bahwa pelaku menggunakan rompi bom. Selain itu, pelaku juga membawa senjata tajam.

"Belum diketahui (bawa senjata api), tetapi memakai rompi bom. Ditemukan juga senjata tajam," kata Yusri kepada wartawan di lokasi kejadian, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/2/2017).

Adanya suara tembakan di kantor Kelurahan Arjuna, menurut Yusri, merupakan upaya pihak kepolisian setelah pelaku menolak bernegosiasi. Pelaku terkena tembakan dan berhasil dilumpuhkan.

Baca juga: Pelaku Teror di Bandung Gunakan Rompi BomAda Pelaku Teror Bersembunyi, Polisi Kepung Kantor Kelurahan di Bandung

Yusri menyebut ada dua pelaku peledakan bom di Taman Pandawa. Setelah terjadi ledakan kecil di taman, salah seorang pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Seorang lainnya, yang kini sudah dilumpuhkan, lari ke kantor Kelurahan Arjuna.

Pelaku langsung naik ke lantai dua. Sementara pegawai kelurahan langsung berlari keluar kantor.

Pelaku sempat membakar sesuatu di lantai dua. Untungnya, mobil pemadam langsung menyiramkan air sehingga lantai dua penuh dengan asap. Pelaku kemudian turun ke lantai bawah. Saat itulah polisi menembak dan melumpuhkannya.
Sumber:  KOMPAS.com

Ada Pelaku Teror Bersembunyi, Polisi Kepung Kantor Kelurahan di Bandung


BANDUNG - Aksi teror terjadi di Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Senin (27/2/2017) pagi.

Kejadian ini bermula dari bom panci yang diledakkan pelaku di Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Senin (27/2/2017) pagi.

Setelah meledakkan bom, pelaku lalu masuk ke dalam kantor Kelurahan Arjuna yang hanya berjarak 5 meter dari Taman Pandawa.

Hingga kini suasana di lokasi masih tegang. Pelaku diduga masih bersembunyi di lantai dua kelurahan seraya melakukan perlawanan dengan mencoba melepaskan tembakan ke arah petugas.
Polisi kini mengepung kantor kelurahan dari berbagai sisi seraya mengevakuasi warga dari kantor kelurahan.

Sumber: tribunnews.com

GEMPAR Presiden Jokowi Kelu Lidahnya Mengucapkan “Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah” Di Tanwir Muhammadiyah Ambon


Ketika diberi waktu untuk menyambut kegiatan di Tanwir Muhammadiyyah Ambon, dengan jalan yang mantap Jokowi menuju podium untuk memberikan sambutannya. Beliaupun mengucapkan salam, dilanjutkan syukur alhamdulillah. Kalimat berikutnya tidak jelas, tetapi dari suara yang bisa didengar, Presiden Jokowi nampaknya berniat mengucapkan kalimat laa haula walaa quwwata illa billah. Namun yang keluar dari beliau justru kalimat yang tidak jelas.

Jokowi terlihat masih belum fasih mengucapkan kalimat itu. Seolah lidahnya kelu. Ketika hal itu diposting banyak komentar yang dilontarkan.



Bagaimana komentar Anda setelah mendengarkan pidato beliau berikut ini:


LUAR BIASA... Belum Tuntas Kasus Pelecehan Surat Al Maidah , AHOK Melecehkan Al Qur'an lagi


Pelecehan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap Surat Al Maidah berlangsung secara terus menerus.

Pasalnya, belum selesai Ahok berurusan dengan kasus penistaan agama karena menyebut Al Maidah sebagai alat kebohongan, Ahok kembali melecehkan surat yang ada dala Al Quran tersebut. Sebagaimana sebuah video viral berdurasi satu menit, Ahok dalam rapat mengusulkan nama akun wifi Al Maidah dengan password kafir.

Menanggapi hal tersebut, politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia memprediksi bahwa pelecehan Ahok tidak akan berhenti sampai di situ dan akan terus menerus dilakukan.

"Jauh di awal dan berulang kali juga sudah saya sampaikan bahwa Ahok memang memiliki agenda khusus untuk mendiskreditkan dan melemahkan Islam dari kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (26/2).

Menurutnya, Ahok melakukan hal tersebut secara sistematis mulai dari tulisan di buku, sesi interview, isi pidato, dan ucapan spontannya.

Ahok tentu tidak sendirian. Kenekadannya itu muncul karena ada dukungan dari kekuatan politik dan ekonomi yang juga tidak suka Islam. Mereka berusaha memaksakan ideologi dan keyakinan tertentu yang tak sesuai dengan mayoritas rakyat Indonesia.

"Jadi Ahok sesungguhnya sedang menjalankan 'misi menghancurkan Islam' yang menurut saya sama saja dengan menjalankan 'misi de-Pancasilaisasi' atau 'misi de-Indonesianisasi'. Ahoklah yang sesungguhnya sedang mengembangkan sikap intoleran, anti kebhinnekaan dan anti Pancasila," pungkasnya. Sumber:tribunislam.com

Lihat Videonya

Minggu, 26 Februari 2017

Saat Tiba di Palu Prabowo Subianto Ditampar Seorang Pria Tua. Siapa Sebenarnya Pria Tua itu?


Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, ditampar seseorang saat tiba di Palu, Sabtu, 25 Februari 2017. Pria yang berani menampar mantan Danjen Kopassus itu adalah seorang pria tua bernama Azwar Syam.

"Saya rindu dengan tamparannya," kata Prabowo Subianto, sambil mengambil tangan Azwar Syam agar menampar pipinya.

"Plak... Plak... Plak...," tangan Azwar Syam menampar keras pipi anak begawan ekonomi, mendiang Soemitro Djoyohadikusumo itu.

Azwar Syam adalah pensiunan TNI Angkatan Laut dengan pangkat terakhir Kolonel. Pria ini adalah pelatih Prabowo saat sedang pendidikan di Akademi Militer. Ia dikenal sebagai pelatih yang keras terhadap taruna Akabri ketika itu. Tapi, kerasnya Azwar untuk menanamkan kedisiplinan terhadap para anak didiknya.

Azwar berkisah, suatu ketika saat semua Taruna Akabri sedang apel, salah seorang di antara mereka terlambat. Akhirnya, Prabowo Subianto selaku komandan regu, harus mengambil risiko dengan dihukum.

"Saya berikan hukuman berat, karena dianggap dia tidak mampu mengurus anak buahnya," cerita Azwar Syam.

Hukuman demi hukuman sering diberikan Azwar Syam kepada Prabowo semasa masih menjadi taruna Akabri, termasuk menampar wajah Prabowo. "Dan tamparan itu bukan hanya sekali dua kali, tapi berkali-kali," ujarnya.

Azwar Syam sejak akhir tahun 1980-an dipindahtugaskan ke Palu sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Sospol Provinsi Sulteng. Pernah menjabat sebagai Ketua Golkar di masa Orde Baru. Sekarang  ia pengajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik, Palu.
Pada kesempatan berikutnya, Prabowo mengakui tamparan itulah yang kemudian menjadikannya seorang Jenderal. Dalam dunia militer, Prabowo mengakui sikap tegas dan keras adalah hal yang wajar. (mus)
Sumber: nasional.news.viva.co.id

Sabtu, 25 Februari 2017

Masya Allah, Walikota Padang Berhasil Memindahkan 6000 Pedagang Kaki Lima Tanpa Kekerasan.



Wali Kota Padang H Mahyeldi Ansharullah SP berhasil memindahkan (relokasi) sebanyak 6000 Pedagang Kaki Lima (PKL) tanpa ada bentrokan dan kekerasan, dengan sukarela para pedagang ikhlas pindah.

Mahyeldi mengakui memindahkan 6.000 pedagang bukanlah pekerjaan mudah. Namun dia mengakui yang penting dalam melaksanakan pekerjaan itu dilandasi dengan niat baik. 

"Jangan sampai kita membohongi rakyat atau pedagang. Kalau itu yang kita lakukan maka program apa pun yang akan dilaksanakan selalu dicurigai oleh rakyat. Kita ajak pedagang dalam proses pembangunan pasar raya, sehingga mereka pun tahu dan ikut mendukung," ujar Mahyeldi.

Baca juga: HEBAT di Tengah Kisruhnya Freeport, PRABOWO TURUN TANGAN DAN INILAH PERKATAAN PRABOWO

Mahyeldi menerangkan bahwa cara yang ditempuh adalah dengan melakukan pendekatan secara persuasif dan mengajak bicara para pedagang.

"Saya ajak para pedagang untuk bicara apa keinginan dan yang menjadi tujuan. Saya juga sampaikan rencana saya untuk lokasi relokasi," ungkap Mahyeldi seperti dilansir republika, Rabu (22/2/2017).

Lebih lanjut Mahyeldi mengungkapkan setelah mengetahui apa yang dikehendaki dan tanggapan atas rencana pemerintah kota, para pedagang langsung memberikan respons positif. 

Setelah para pedagang bersedia direlokasi, pihak pemkot Padang langsung membangun Pasar 4 lantai untuk menampung 6000 pedagang tersebut.

"Kami langsung membangun Pasa Raya empat lantai dan sekarang menampung 6000 orang pedagang," jelas Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, para pedagang memang butuh bukti bukan janji. Ia juga memberikan jaminan tidak ada kepentingan pemerintah kota selain hanya ingin menata pedagang.

Baca juga: WOW... MENGEJUTKAN, Mantan KPK Bambang Widjayanto Beberkan Korupsi Di Era AHOK

Setelah gempa bumi 2009 lalu, pedagang kehilangan tempat berjualan. Karena pasar maupun ruko hancur. Akhirnya mereka berjualan di tepi jalan dan menjadi masalah baik dari kemacetan maupun keindahan.

"Alhamdulillah waktu kita berembug di lokasi Pasar Raya sembari makan bersama. Ketika peresmian pun kita akhiri dengan makan bersama," ucap dia.[islamedia]
Sumber: voa-moeslim.com

Astaghfirullah, Kebangetan! Anak Cucu Tak Bisa Ngaji, Kuburan Orang Tua Di Pasangi Ini Oleh Mereka!



Baru-baru ini sebuah foto menjadi viral di laman media sosial Facebook. Pasalnya foto tersebut memperlihatkan sebuah kuburan yang dipasangi pemutar suara (Mp3) Murottal Al Qur’an bertenaga sinar matahari.

Foto yang diunggah di laman sosial media Facebook pada hari Sabtu (18/06/2016) tersebut menuai banyak komentar dari berbagai netizen.

Pengunggah gambar menjelaskan bahwa peralatan Mp3 tersebut memang sengaja dipasang oleh ahli warisnya agar lantunan kitab suci Al Qur’an bisa diperdengarkan untuk orangtuanya yang telah lama meninggal. karena harap dimaklumi, ahli warisnya tak ada yang bisa mengaji.

“Di kuburan ortunya dipasang mp3 tenaga surya untuk memutar MP3 Al Qur’an.. Hmmm. Hukume piye ki pak ustadz..??” tulis Akun tersebut.

Baca juga: SUBHANALLAH...Inilah Beda Wajah Seorang yang Meninggal Dunia dengan Husnul Khatimah dengan yang Suul Khatimah.

Berbagai komentar yang mendukung dan mencibirnya pun bermunculan. Salah satu yang mendukungnya ditulis oleh akun Komarudin Nanang yang berkata, “Ya selama niat ngaji, ganjarannya untuk almarhum tetap baik.”

“Tiga amalan yang tidak putus.. Ilmu yang bermamfaat. Sedekah jariyah. Dan anak yang saleh.. Mau pakai mp3 atau speaker kalau niatnya untuk orang tua ya tetep aja bisa diterima, Apa perlu dijelaskan lebih detail..” tulis akun Budi Harjono.

Sementara itu akun Lutfi Hasan mengatakan: “Mp3 nya pas eror, langsung muter. Bang dangdutan yukkk… wadduhh bisa goyang itu yang dibawah, digoyang malaikat. Q tertarik ama yang bilang kalau ahli warisnya si mp3 ndak apa2 mungkin so si anak gagal menjadi ahli waris, emang mau ??”

“Kalau pakai mp3 itu jelas gak baik lah, kalau emang gk bisa baca qur’an kan bs belajar dulu” kata akun Febrina.

Baca juga: ALLAHU AKBAR, DEBATER INDONESIA, PENANTANG ALLAH ITUPUN AKHIRNYA TEWAS. DAN INILAH TANTANGANNYA

Bagaimana menurut pendapat Anda?

sumber ;http://ift.tt/2me8dEx

Sumber : https://news.gorasads.com/astaghfirullah-kebangetan-anak-cucu-tak-bisa-ngaji-kuburan-orang-tua-di-pasangi-ini-oleh-mereka

Jumat, 24 Februari 2017

SUBHANALLAH...Inilah Beda Wajah Seorang yang Meninggal Dunia dengan Husnul Khatimah dengan yang Suul Khatimah.


Kematian adalah keniscayaan. Semua yang hidup akan mengalami mati. Mesti demikian tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui kapan kematian akan menjemputnya. Ya, karena kematian selalu datang dalam keadaan baghtah, sekonyong-konyong.

Yang mesti diingat adalah kematian bukanlah akhir dari segalanya. Ia bahkan merupakan pintu gerbang untuk memasuki kehidupan yang kekal abadi. Hanya ada dua hal yang akan dialami oleh siapapun setelah meninggal. Kebahagiaan dan penderitaan. 

Hanya saja jangan dibayangkan kebahagiaan yang akan dialami oleh orang yang telah meninggal sama dengan kebahagiaan yang didapatkan manusia ketika masih hidup. Jauh berbeda. Kebahagian mereka akan sempurna, dan akan sempurna lagi ketika dia melihat wajah Allah.

Demikian juga penderitaan yang dialami oleh seseorang setelah meninggal dunia. Penderitaannya tiada tara. Hehehehe... ketika mendengar penderitaannya tiada tara, ada sebagaian orang yang kemudian justru mencibir sambil mengatakan 'emang elo sudah melihat dan mengalaminya, macam peramal saja'. Cibiran itu tentu tidak perlu dijawab. Karena, suatu saat jika dia tidak bertaubat dengan apa yang diucapkannya dia akan menyesal selamanya setelah kematian menghampirinya.

Meski kebahagiaan dan penderitaan yang akan dialami oleh orang-orang sudah meninggal dunia tidak dapat dirasakan oleh orang yang masih hidup, tetapi terkadang Allah menampakkan kebahagiaan orang yang sudah meninggal dunia dengan wajah yang ceria dan tersenyum saat meninggalnya. Bahkan senyuman orang tadi terasa sejuk dirasakan oleh orang yang melihatnya. Hal itu terjadi karena bagi seorang yang beriman terkadang ketika sakaratul maut menjemputnya, dia dinampakkan kepadanya keindahan tempat dan teman yang akan dia dapatkan sebagai pengganti tempatnya di dunia.



Lihatlah jenazah Ustadz Nuh da'i itu. Dai muda ini meninggal dan wajahnya menampakkan senyum bahagia. Ustadz ditembak di masjid saat mengimami sholat subuh, karena dakwahnya ratusan orang memeluk Islam. 


Pun juga, penderitaan yang dialami oleh orang yang meninggal dunia juga terkadang dinampakkan oleh Allah pada wajah orang tersebut, misalnya wajahnya hitam seperti terbakar, padahal dia meninggal bukan karena terbakar. Seperti yang dialami oleh orang yang menantang Allah berikut ini:


Bandingkan kedua jenazah ini. Sangat beda. Yang satu menampakkan wajah bahagia sedangkan yang satunya sangat menyedihkan.


Baca juga: ALLAHU AKBAR, DEBATER INDONESIA, PENANTANG ALLAH ITUPUN AKHIRNYA TEWAS. DAN INILAH TANTANGANNYA
Karenanya, peristiwa-peristiwa bagi tersebut layak menjadi pelajaran bagi siapa saja yang ingin mendapatkan kebahagian hidup setelah kematiannya. Sehingga ia dapat berbenah diri mempersiapkan bekal yang hendak dibawa dalam perjalanan panjangnya, menghadap SANGA PENCIPTA, ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA.

Rabu, 22 Februari 2017

BIKIN MERINDING: Ini Foto dan Video Aksi 212 jilid II Sedang Viral Bakal Bikin Kamu Merinding dan Terharu, Tidak Akan Kamu Temukan Di Media Nasional


Aksi damai 212 jilid II di depan Gedung DPR/MRI RI di Jakarta masih terasa gemanya hingga saat ini. Kita ingat saat itu, ketika memasuki waktu Salat Ashar, peserta aksi melangsungkan salat berjamaah.

Sebagian peserta aksi berhenti dari aktivitas masing-masing, karena hendak melaksanakan Salat Ashar berjamaah. Massa aksi memanfaatkan air mineral untuk berwudhu.

Diduga karena area di depan gedung DPR sudah terlalu padat, sebagian peserta aksi menggunakan bahu jalan tol dalam kota sebagai tempat untuk salat.

Petugas kepolisian pun nampak berjaga-jaga di sekitar lokasi. Selain mengamankan aksi demo, mereka juga berkonsentrasi menjaga kelancaran lalu lintas.

Aksi damai 212 jilid II dalam rangka menuntut keadilan atas kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Selain itu, aksi ini juga mendesak agar tidak ada kriminalisasi terhadap para ulama.-okn

Berikut adalah foto-fotonya






Link berikut adalah video saat aksi dilaksanakan:



Sumber: kabarviral.id

Senin, 20 Februari 2017

WOW....KEREN: PM Cina Peringatkan Indonesia,Jika Tragedi 98 Terulang, Cina Akan Kirim Pasukan Ke Indonesia


Respon Keras datang dari Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang,Soal suasana politik yang sedang memanas di Indonesia yang mengusik kenyamanan warga keturunan tionghua yang ada di Indonesia.

Kabar soal aksi damai 4 November yang berakhir dengan aksi rusuh dan penuh dengan nada ancaman yang mengarah pada etnis Tiong Hua terdengar sampai kenegri China.PM Li Keqiang pun mengadakan konfrensi pers siang lalu bersama pejabat negara lainnya di Kantor Perdana Menteri China,Taipei,yang diliput stasiun televisi international.

Jelas sekali dalam konfrensi pers itu,Perdana Menteri negara tirai bambu tersebut,menyampaikan perihatinnya akan kondisi yang sedang terjadi di Indonesia.PM li juga menyayangkan etnis tiong hua kembali menjadi incaran adu domba oleh beberapa politikus Indonesia demi mengambil kekuasaan secara tidak sehat.

PM Li berharap pemerintah Indonesia bisa mengambil keputusan tegas dan bijak dengan apa yang terjadi saat ini.PM li sangat tidak menginginkan peristiwa kelam ditahun 1998 yang menjadikan etnis TIong Hua sebagai korban terulang lagi di Indonesia.Karena menurutnya kejadian itu harusnya tidak boleh terjadi lagi dinegara yang sudah memiliki banyak kemajuan dan perkembangan sedemikian rupa.

"Tentunya saya sudah mendengar kabar dari negara tetangga kita,Indonesia yang sedang mengalami gejolak politik yang bercampur dengan urusan agama dan etnis"Ujar PM Li dalam konfrensi persnya

"Kami sebagai negara sesama Asia turut perihatin melihat ini,Saya berharap yang terbaik untuk Bapak Presiden Jokowidodo dapat segera menenangkan suasana dan menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan mencegah aksi-aksi yang dapat memecah bela negaranya"

"Namun tidak lepas saya adakan konfrensi pers ini,Saya ingin menegaskan bahwa Pemerintahan kami tidak mau dan tidak mengkhendaki,Jikalau sampai kejadian yang paling kelam terjadi pada tahun 1998 di Indonesia terulang kembali.Dijaman itu telah banyak warga keturunan kami disana diperlakukan secara kejam dan dibunuh."Sambungnya

"Jika memang Pemerintah gagal melindungi warga keturunan kami disana,dan terulang lagi sejarah kelam itu.Maaf jika kami pemerintah Tiongkok pun akan mencoba menaikkan banding kami ke Badan Persatuan Bangsa-Bangsa untuk mengirimkan pasukan pengamanan kami ke Indonesia,Demi memindahkan keturunan kami disana"

"Serta hubungan dari segi bisnis,perdagangan,bilateral,dan yang lainnya benar-benar akan kami putus dengan Indonesia.Mohon maaf sebelumnya tapi kami juga mempunyai hak untuk melindungi warga keturunan kami dimanapun mereka berada,Jika terjadi penindasan secara sosial dan nyawanya terancam.Tapi tetap dibalik itu semua kami tidak akan mendahului Pemerintahan RI"Tegasnya

"Maka itu saya berharap Presiden dan para Menteri di Indonesia dapat menyelesaikan masalah yang terjadi dengan sebaik-baiknya tanpa memakan korban dari pihak manapun.Karena sesungguhnya yang sedang terjadi saya tahu betul adalah tindakan politisi Indonesia yang sedang bergejolak dengan menggunakan,mengambing hitamkan etnis tiong hua sebagai sasaran"Tutupnya

Hal tersebut merupakan penggalan isi dari konfrensi pers yang di selenggarakan oleh PM Li,Sisa perbincangan dari konfrensi pers itu hanya membahas tentang pertukaran warga negara di Asia yang memang sudah direncanakan oleh seluruh anggota Asean.

Sumber: suarankri.net

ALLAHU AKBAR, DEBATER INDONESIA, PENANTANG ALLAH ITUPUN AKHIRNYA TEWAS. DAN INILAH TANTANGANNYA



Tak cuma berkembang cepat dakwah muslim Indonesia, saat ini photo salah satu pembenci Islam (yang telah dalam peti jenazah) terpampang di beberapa media online, semua manusia di semua benua dapat lihat muka kusutnya sebagai sosok mayat, dibalut jas rapi serta dicium oleh salah satu anggota keluarganya, .

Kabarnya : Berikut mayat seorang lelaki #Indonesia, yang beberapa hari terlebih dulu, dia yaitu pendebat paling ‘sok jago’ di grup FB (dialog Islam vs…).

Celakanya, dia menantang serta mencela Allah serta RasulNya.

Satu diantara kalimat terjeleknya yaitu, “Preeeet, mana? Perlihatkan si Allah itu ada di mana?! Tunjukkan pada saya, serta katakan pada DIA, silahkan ambillah nyawaku sekarang… Saya telah siap bila toh dapat mati saat ini! ”

Subhanallah… Tantangan itupun diaminkan muslimin serta malaikat hingga disetujui Allah.

*Tanggal 7 Januari waktu lalu, dia tewas dengan muka yang menjadi hitam kelam bak terbakar*

“Bagi siapa juga yang membenci Islam tanpa ada sebab, koreksi diri, jangan sampai jadi korban media ~Knowledge is power, kan? ~ Baiknya, tekuni perlahan mengenai Islam dari orang Islam yang paham pengetahuan agama, tidak dari himpunan JIL, Pluraris atau sekuler.

Saat kalian mencela, menantang Allah Azza wa jalla, sampai kesombongan diri kuasai jiwa raga, mengerikan sekali, apalagi mengejek Rasulullah Muhammad yang merupakan manusia paling prima akhlaqnya, berarti Anda siap bisa kejutan serta konskwensinya* Lantaran adzab Nya ialah benar, kematian yaitu benar, siksa pendam yaitu benar… Kebenaran itu di cari dengan berpikir serta berakal, di imbangi dengan kebersihan hati untuk meraih Ridho Illahi.

Mudah-mudahan peristiwa ini jadi pelajaran untuk kita semuanya.

Sumber: berita-medianet.com

KECURANGAN INI LUAR BIASA. ANAK SD umur 10 TAHUN DISURUH BISA IKUT NYOBLOS DI PILKADA. DIA PUN DISURUH NYOBLOS NO. 2 Silakan lihat Videonya


Berbagai daftar kecurangan PILKADA DKI Jakarta 2017 telah banyak dipublikasikan. Mulai dari KTP palsu, Surat pemilih yang curang, pemilih siluman dan sebagainya. Tidak hanya melibatkan orang yang telah berhak mempunyai hak pilih dari sisi usia. Kecurangan juga melibatkan anak-anak SD yang masih berusia 10 tahun.

Dalam video yang berdurasi kurang 2 menit Nila dan Sifa yang masih berusia 10 tahun disuruh ayahnya untuk nyoblos di Abadi di tps 32.  Sementara itu Sifa menngatakan ikut nyoblos di Bambu Asri dan disuruh ayahnya nyoblos no 2.

Kecurangan yang melibatkan anak SD ini tentu tak boleh dibiarkan. Harus diusut sehingga menjadi bahan KPU untuk lebih aktif lagi dalam mengendalikan PILKADA pada tahap berikutnya.

Minggu, 19 Februari 2017

Kim Jong-un ternyata 'ikut' Pilkada DKI lho, 5 foto ini buktinya


Perhelatan Pilkada serentak yang digelar pada Rabu (15/2) kemarin memang sudah usai. Masyarakat tinggal menunggu pengumuman resmi dari KPU terkait hasil akhirnya. Namun, ternyata gegap gempita Pilkada tak langsung mereda begitu saja. Terlebih gelaran Pilkada di DKI Jakarta. Banyak mata terfokus pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur di sana.

Termasuk Kim Jong-un. Lho, kok bawa-bawa Kim Jong-un? Gimana jadinya jika petinggi Korea Utara itu ikut meramaikan perhelatan Pilkada DKI Jakarta? Atau pernah membayangkan melihat sosoknya dengan potongan rambut khasnya itu sedang berdiri di samping bilik suara? Tentu pemandangan yang tak lazim kan?

Ternyata ada orang-orang iseng yang mengedit foto Kim Jong-un agar ikut serta 'hadir' di tengah keramaian Pilkada DKI lho. Penasaran seperti apa hasilnya?

Berikut brilio.net himpun dari Twitter @victorkamang, Kamis (16/2) foto-foto editannya.

1. Wah, dia mencoblosnya satu TPS dengan Bu Mega.



2. Sah nggak nih?


3. Kamu bakalan milih calon nomer berapa?



4. Bersama Pak Djarot ikut menyapa para pendukungnya.



5. Mendampingi Habib Rizieq juga dia



Sumber: brilio.net


Aksi Damai Bela Islam Kembali Akan Digelar 21 Februari. Aksi Ini Membawa 4 Isu Besar


Aksi damai bela Islam bakal kembali digelar pada Rabu 21 Februari mendatang. Aksi yang mengusung isu pengawalan terhadap sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rencananya bakal dipusatkan di kawasan Gedung DPR dan MPR RI.

Kepolisian tidak mempermasalahkan jika aksi yang diperkirakan akan menyedot banyak massa itu kembali dilakukan.

"Enggak masalah (aksi), kami siapkan pengamanannya," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar saat mendampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri acara pernikahan di gedung Secapa AD, Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, Sabtu (18/2). 

Hanya saja pihaknya meminta massa dari umat muslim itu tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban warga Jakarta lainnya yang beraktivitas. Dia meminta massa bisa melakukan kegiatan tersebut sesuai aturan. "Yang penting tertib saja," terangnya. 

Baca juga: TAK RELA, Jokowi Mengangkat Kembali Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, INILAH PERNYATAAN SIKAP Aktivis Lintas Generasi Pro Demokrasi

Meski rencana aksi tersebut sudah mulai seliweran di media sosial, tapi kepolisian belum menerima surat pemberitahuan. "Belum ada (surat pemberitahuan), kami koordinasi dahulu, tapi kayanya lumayan banyak," katanya.

Seperti diketahui, Koordinator aksi FUI, Andi Hasbi menyebut rencana demo ini membawa empat isu besar. Poin terpenting, meminta DPR agar mendesak Kementerian Dalam Negeri guna melakukan pencopotan Ahok. Selanjutnya, memenjarakan penista agama.

Pihaknya juga meminta DPR untuk bertindak atas kriminalisasi ulama dan menyetop penangkapan terhadap mahasiswa. Meski begitu, Andi menegaskan bahwa aksi dilakukannya nanti bakal berlangsung aman tanpa ada rencana pendudukan gedung DPR.

Baca juga: Praktisi Hukum: Ahok PASTI DIBERHENTIKAN, Kalau Tidak, Berarti Jokowi BUNUH DIRI

"Tidak ada perintah pendudukan DPR, unjuk rasa saja. Kita larang pendudukan, itu rumah rakyat, menyuarakan aspirasi," kata Andi kepada merdeka.com, Sabtu (18/2). [did]

Sumber:merdeka.com

Catatan sepak terjang intel Korea Utara bikin dunia merinding


Kematian saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam, di tangan seorang wanita diduga agen rahasia telah membuat publik mempertanyakan sepak terjang intel Korut perempuan selama ini.

Salah satu mantan agen rahasia Korut yang kini menjadi pembelot, Kim Hyun-hee, membongkar operasi terbesar yang pernah diperintahkan negara kepadanya. Misi yang diberikan kepadanya tidak main-main, bahkan ratusan orang tewas di tangannya saat itu.

Ketika itu, Hyun-hee yang baru berusia 25 pada tahun 1987 diutus untuk melakukan pemboman di maskapai Korean Air 858. Tujuannya, agar orang asing tidak berpartisipasi dalam Olimpiade Seoul 1988.

Hyun-hee menjalankan aksinya dengan rekan agen lain dan menaiki maskapai Korean Air dari Baghdad. Begitu pesawat transit di Abu Dhabi, dia dan rekannya menaruh sebuah bom dalam koper yang kemudian ditempatkan di kabin pesawat.

Sebelum pesawat terbang kembali, dia dan rekannya turun dari burung besi tersebut. Pesawat, yang sudah ditanami bom itu, akhirnya meledak saat melewati Laut Andaman beberapa jam usai lepas landas. Sebanyak 115 penumpang tewas dalam tragedi tersebut.

Hyun-hee dan rekannya ditangkap di Bahrain, setelah sebelumnya melakukan upaya bunuh diri dengan racun sianida agar tidak tertangkap. Tetapi, upaya bunuh diri Hyun-hee gagal dan akhirnya dia dikirim ke Korea Selatan di mana kemudian identitasnya terbongkar oleh media internasional.

Dari pengakuannya, misi tersebut diberikan langsung oleh orang terkuat di Korut Kim Il-sung atau Kim Jong-il, ayah dari pemimpin Korut saat ini, Kim Jong-un. 

"Di Korea Utara, semua hal berpusat kepada Kim Il-sung dan putranya Kim Jong-il," kata Hyun-hee kepada harian BBC sebagaimana dikutip dari laman Today Online, Jumat (17/2).

"Apapun yang diperintahkan oleh mereka bisa dibenarkan. Dan setiap perintah harus dilakukan dengan loyalitas tanpa batas. Selain itu, Anda juga harus siap mengorbankan hidup Anda setiap kali mendapatkan sebuah misi," tambahnya.

Usai semua misinya tertangkap basah, Hyun-hee kini tinggal di sebuah lokasi rahasia di Korsel yang sangat dilindungi untuk menghindari pembalasan dari Korut. 

Kelihaian para agen perempuan Korut terbukti dari berbagai misi yang telah dilakukan. Dibekali dengan penampilan menarik, seperangkat racun, dan keahlian, mereka bisa dengan mudah berubah jadi mesin pembunuh bagi targetnya.

"Agen perempuan Korut biasanya dilatih cara membunuh menggunakan racun," kata salah seorang pembelot Korut yang kini bekerja sebagai pengamat terkemuka yang fokus terhadap misi pembunuhan Korut, An Chan-Il.

"Dipilihnya perempuan sebagai mesin pembunuh karena mereka bisa menyembunyikan suntikan kecil berbahan plastik dalam peralatan wanita seperti lipstik, kosmetik, ataupun dalam pakaian. Alat berbahan plastik itu bisa disembunyikan tanpa terdeteksi alat pengaman di bandara," tambahnya.

Perekrutan para agen perempuan dilakukan secara hati-hati. Kecerdasan, atribut fisik, serta latar belakang keluarga turut menjadi hal yang dipertimbangkan sebelum direkrut jadi agen.

"Penampilan menarik merupakan hal terpenting, tetapi jelas ini sangat berbeda dengan sebuah kontes kecantikan. Seorang perempuan dengan wajah dan tubuh menawan tidak bakal dianggap sebagai ancaman meskipun mereka harus berinteraksi secara fisik dengan target," jelas An.

Kemudian, tutur An, jika dia merupakan agen Korut, maka usai pelaksanaan misi biasanya mereka akan menghilang tanpa jejak atau bunuh diri saat terancam bahaya atau akan tertangkap. [pan]

Sumber: merdeka.com